• Masjid Baiturachim berada di kawasan Jl. Pamularsih, Kelurahan Patangpuluhan, Kecamatan Wirobrajan, Daerah Istimewa Yogyakarta 55251. Dirintis sejak tahun 1988, dan mulai dibangun pada tahun 1991.
Minggu, 21 Juli 2024

Sehat Menurut Ibnu Sina dan ISLAM

Sehat Menurut Ibnu Sina dan ISLAM
Bagikan
0
(0)

Sehat Menurut Ibnu Sina dan ISLAM — Menurut Bapak Kedokteran Dunia ‘Ibnu Sina’, sakit tidak hanya disebabkan oleh lemahnya fisik tetapi bisa juga disebabkan oleh kondisi kejiwaan yang lemah. Ibnu Sina adalah seorang ulama sekaligus seorang ahli di bidang kedokteran kelahiran Bukhara, Uzbekistan tahun 980 M. Di dunia Barat beliau dikenal dengan nama Avicenna.

Teori Ibnu Sina tersebut dalam bahasa Arab teori itu berbunyi: العقل السليم في الجسم السليم yang artinya: “Akal yang sehat terdapat dalan badan yang sehat.” Saat ini pandemi Covid semakin naik, bahkan hari ini kenaikan di Provinsi DIY sebanyak 1615 orang terkonfirmasi positif Covid. Bahkan Gubernur DIY, Sri Sultan HB X meminta rekruitmen perawat dan penambahan kapasitas ruang di Rumah Sakit, mengingat semua RS sudah penuh pasien.

Info dan keadaan seperti ini dapat menimbulkan kecemasan sehingga menurunkan daya tahan tubuh dari serangan penyakit, virus Corona misalnya. Ibnu Sina menganjurkan 3 tips menjaga diri agar tetap sehat jasmani rohani atau segera sembuh dari sakit sebagaimana dikutip oleh Musthofa Husni dalam kitabnya berjudul ‘Isy Allahzah (Athlas lin Nashri wal Intaji wal I’lamiy , 2015, Cet.I, hal. 161) sebagai berikut :

1. Kepanikan adalah separuh penyakit

Panik adalah semacam serangan yang muncul tiba-tiba akibat rasa takut yang luar biasa. Rasa takut tersebut dapat muncul karena ada bahaya yang nyata-nyata mengancam atau hanya karena berpikir terlalu buruk dan tidak rasional alias mengkahayal.

Ibnu Sina menasihati agar kita tidak mudah panik dalam situasi apapun baik aman maupun bahaya, sebab panik itu sendiri merupakan bagian masalah kejiwaan yang bisa berdampak langsung pada munculnya penyakit fisik seperti serangan jantung, hipertensi dan sebagainya. Di saat krisis seperti ini karena adanya ancaman pandemi virus Corona yang mewabah ke seluruh penjuru dunia, sikap menjaga diri agar tidak panik perlu dilakukan dengan berbagai pendekatan seperti mendekat kepada Allah SWT.

Ancaman virus Corona tidak akan mengancam nyawa seseorang jika memang Allah belum menghendakinya mati. Seorang Muslim juga harus berkewajiban berikhtiar dengan mengambil sikap hati-hati dalam mengahadapi sesuatu yang membahayakan nyawa.

Pendekatan ilmiah rasional juga harus ditempuh, yakni jika pola hidup sehat dan semua protokol kesehatan dalam menghadapi virus Corona telah kita tempuh dengan baik kita harus berpikir positif bahwa Allah SWT akan melindungi kita. Berpikir positif ini juga akan menjauhkan kita dari rasa panik meskipun mendengar atau membaca sendiri berbagai berita menakutkan baik di media mainstream maupun media sosial tentang ganasnya wabah virus Corona.

Sehat Menurut Ibnu Sina dan ISLAM

2. Ketenangan adalah separuh obat

Ibnu Sina menekankan perlunya orang memiliki ketenangan baik dalam keadaan sakit maupun sehat. Dalam keadaan sehat orang yang memiliki ketenangan jiwa tidak mudah terserang oleh berbagai-penyakit jasmani dan rohani sebab ketenangan itu sendiri merupakan benteng sehingga memiliki imunitas yang kuat. Ketenangan akan mudah dicapai dengan mendekat pada Allah SWT, seperti berdzikir, salat malam, tilawah Al-Quran.“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenang.”(QS Ar-Ra’d: 28)

3. Kesabaran adalah awal dari kesembuhan

Kesabaran itu ibarat jamu yang rasanya pahit tetapi hasil dari kesabaran adalah manis. Hal ini sebagaimana dinyatakan dalam pepatah Arab yang berbunyi:: “Sabar itu seperti obat pahit yang tidak enak rasanya, tetapi hasilnya indah.” Orang sabar tentu telaten untuk berbuat apa saja yang dibutuhkan.Seorang pasien yang sabar akan sanggup mematuhi aturan-aturan kesehatan yang diberikan dokter.

Berbagai obat yang diberikan ia sanggup meminumnya secara teratur sesuai aturannya. Jika diberikan terapi pun ia juga sanggup menjalaninya dengan telaten tanpa keluh kesah betatapun berat terapi itu. Demikian pula ia pun sabar menerima sakitnya karena menyakini Allah sedang mengujinya dengan tetap terus berdoa memohon kesembuhan kepada-Nya. Ujian memang selalu diberikan kepada siapa saja yang akan dinaikkkan derajatnya oleh Allah SWT.

4. Berpuasa

Menurut dokter Mukhlis dari BKPRMI DIY, berpuasa dalam waktu yang lama dapat mengaktifkan autophagy yang akhirnya meningkatkan imunitas. Puasa sunnah Senin & Kamis; tengah bulan, atau Dawud dapat dilaksanakan untuk menambah imunitas menghadapi pandemi.

Sehat Menurut Ibnu Sina dan ISLAM

Selain itu dalam Islam juga mengatur tentang pola makan, minum dan olahraga. Makan yang banyak mengandung gizi seperti sayuran, minum air putih, dan olahraga rutin (paling baik saat di bawah sinar matahari).

Demikian pula ikhtiar-iktiar ruhani seperti ketenangan dengan menguatkan sisi aqidah (qadha dan takdir), sisi akhlak (tawakal) dan sisi syari’at (sabar melaksanakan ikhtiar dan doa) juga harus ditekankan. Semoga Allah segera melenyapkan wabah virus Corona dari muka bumi ini. Aamiin ya rabbal alamin.

Oleh : Arif Sulfiantono (pengasuh NGOPI, Ngobrol Perkara Islam’Masjid Baiturachim, tiap Ahad malam)

Sumber :

  1. Ishom, Muhammad. 2020. Tips Ibnu Sina saat Menghadapi Krisis Kesehatan. https://islam.nu.or.id.
  2. Mukhlis. Idul Adha Saat Pandemi Covid Naik. Webinar BKPRMI DIY tanggal 3 Juli 2021.

Seberapa bermanfaat postingan ini?

Klik bintang untuk menilainya!

Penilaian rata-rata 0 / 5. Jumlah suara: 0

Tidak ada suara sejauh ini! Jadilah yang pertama untuk menilai posting ini.

Karena Anda menemukan posting ini bermanfaat ...

Ikuti kami di media sosial!

Kami mohon maaf bahwa posting ini tidak berguna untuk Anda!

Mari kita tingkatkan postingan ini!

Beri tahu kami bagaimana kami dapat meningkatkan postingan ini?

SebelumnyaIDUL ADHA SAAT PANDEMI COVIDSesudahnyaMengatasi Pandemi Covid Dengan Berjamaah
Tidak ada komentar

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Status LokasiWakaf
Tahun Berdiri1988